Ikut Yuk! : Eps. 1 - Monas

Alat tempur (Camera, Tripod, Shotgun Mic, Script)
Halo semua... akhirnya program baru saya di channel YouTube Didiet15 mulai di produksi dan sudah tayang. Berawal dari ide sederhana saya ingin membuat konten video yang bermanfaat dan menghibur untuk penonton chanel YT saya dan yang pasti saya suka membuatnya. Sudah lebih dari setahun saya mencari crew untuk memproduksi acara ini, tapi Alhamdulillah akhirnya baru tahun ini kesampaian. Walaupun dengan bnayak kekurangan dan keterbatasan ngga menyurutkan niat saya untuk membuatnya tetap berkualitas. Bukan cuma alat aja, tapi ada banyak hambatan di hari pertama kami shooting. Bagaimana serunya behind the scene kali ini? simak yuk...

Di Mulai Dari Monas
Mulai merakit alat tempur
Monas adalah lokasi pertama kami memulai episode perdana. Kenapa Monas? Karena Monas adalah sebuah landmark yang sudah pasti dikenal rakyat Indonesia, dan saya juga berencana mempopulerkannya di mata dunia. Karena YT penontonnya dari internasional, maka ngga salah kalo saya pilih lokasi ini untuk tutuk awal perjalanan acara ini. 

Masih grogi, lupa terus...
Walaupun sudah melakukan riset lewat online dan tanya sana-sini, tetap aja situasi di lapangan bisa berubah sewaktu-waktu. Mulai dari penutupan jalan yang berimbas bingung mau lewat mana menuju Monas nya (iya, kami cuma pakai motor untuk menuju lokasi), satpam iseng yang banyak tanya tujuan dibuat video ini, sampai cuaca yang ngga menentu (bisa hujan kapan aja). Selain kendala lapangan, ada juga kendala demam panggung. Maklum, presenter nya dadakan. Tapi saya acungi jempol karena sudah berani dan mau belajar untuk mem-present sebuah acara yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Apalagi, Wungkul (nama presenternya) adalah seorang introvert yang agak sulit ngomong di depan orang banyak, apalagi di depan kamera. Walapun sudah ditulis semua apa yang harus diucapkan, tapi tetap aja yang namanya ngomong di depan kamera akan menurunkan PEDE sekitar 30%. Ga percaya? cobain aja...


Butuh 2 Hari Shooting
Baca lagi...
Karena kendala tadi, rencananya saya menjadwalkan dapat 2 episode dalam 1 hari tapi kenyataannya 1 episode pun belum rampung sampai tengah hari. Ditambah cuaca yang tiba-tiba hujan yang mengharuskan kami menunda shooting sampai besok hari. Kalo sudah begini, jadwal yang lain pun ikut mundur. Yah, namanya juga pemula, belum punya pengalaman soal planning dan scheduling yang tepat. 

Karena presenter nya masih grogian, bukan berarti ngga ada masalah dengan saya. Sebagai scriptwriter, director, camera person dan lain-lain (iya, episode ini saya harus akrobat karena belum punya crew lain) harus pinter-pinter menguasai masalah yang ada di lapangan. Mulai dari menghindari gangguan satpam iseng, cari angle yang bagus, mengganti dialog supaya sesuai dengan situasi dan kondisi, mengatasi kendala kamera yang tiba-tiba hang karena kepanasan, sampai memutuskan lanjut atau ngga nya shooting hari itu. Syukur lah saya pernah mengalamai hal itu waktu produksi film pendek saya beberapa tahun lalu. Jadinya untuk beberapa hal saya bisa handle walaupun cukup melelahkan, tapi asik... saya suka haha..

Low angle supaya Monas nya keliatan
Ngatur angle, dan pegang boom mic sendirian :'(
Makan siang yang kesorean
Menghibur diri dengan ketawain mobil orang yang di kempesin petugas gara-gara parkir sembarangan
Nah, dengan situasi dan kondisi yang serba dadakan, Alhamdulillah kami (saya dan Wungkul) berhasil menyelesaikan episode perdana ini, yah walaupun masih banyak kekurangan di sana-sini. Tapi sejujurnya saya cukup puas dengan hasilnya. Jangan membandingkan produksi sebuah TV nasional yang punya banyak budget, banyak crew, tim riset dan presenter profesional karena pasti acara ini ngga ada se upil-upilnya. Tapi dengan segenap kemampuan kami, saya poles semua kekurangan dengan editing dan animasi yang cukup menarik (setidaknya menurut saya haha) untuk di tonton.

Jadi, selamat menonton episode perdana ini. Tunggu episode berikutnya ya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar